Presensi Event berbasis Digital yang mendukung Physical Distancing

Presensi pada Sebuah Event

Jika Anda sudah menghadiri sebuah event maka ada hal yang pasti dilakukan secara berkerumun, yakni presensi kedatangan. Peserta kegiatan yang hadir pada umumnya mendatangi meja registrasi kemudian melakukan presensi menggunakan kertas dan pulpen. Pada era COVID-19, hal tersebut tentu memiliki resiko dalam penularan virus dikarenakan :

  1. Penggunaan pulpen bergantian yang memungkinkan penularan droplet virus
  2. Antrian yang padat membuat physical distancing sulit dilakukan
  3. Keterlibatan percakapan antara penerima presensi dan juga peserta kegiatan yang mengecek kebenaran pendaftaran peserta

Salah satu upaya untuk melakukan presensi yang mendukung phycial distancing adalah dengan mengeliminasi aspek tanda tangan dan memfasilitasinya melalui teknologi. Pada pengembangan produk kali ini dikembangkan sistem presensi kehadiran kegiatan berbasis digital yang mendukung Physical Distancing.

Presensi Digital untuk Event

Presensi digital yang dikembangkan dirancang untuk kegiatan komunitas. Semisal workshop, seminar, konfrensi atau yang lain. Presensi digital pada aplikasi ini bertujuan memudahkan proses presensi kehadiran sehingga tidak melibatkan manusia. Dengan solusi ini presensi dapat dilakukan dengan cara Swalayan. Secara sederhana proses presensi digital event adalah sebagai berikut:

  1. Peserta mendaftarkan diri melalui sistem online / web
  2. Peserta akan menerima informasi berupa QR code
  3. Peserta akan hadir diacara dengan membawa QR Code di ponselnya
  4. Peserta menunjukkan QR Codes pada laptop yang tersedia
  5. QR codes yang terbaca akan merekam dan menganggap peserta masuk

 

Memang terkesan biasa tetapi apa yang menarik di produk ini adalah

  1. Konfirmasi kehadiran menjadi lebih mudah dan mendukung physical distancing karena tidak melibatkan penerima tamu
  2. Menghindari antrian panjang dikarenakan tidak perlu mengambil pulpen dan juga tanda tangan manual
  3. Rekap presensi akan mudah karena terekam dalam sistem
  4. Tidak terdapat kontak fisik atau pertukaran barang yang digunakan bersama seperti pulpen
  5. Penggunaan perangkat yang umum seperti kamera pada laptop sudah mencukupi tidak perlu menyiapkan pembaca QR khusus

Presensi digital masa depan Seperti Apa?

Lalu bagaimana presensi digital masa depan yang akan dikembangkan dari aplikasi ini. Berbagai skenario dapat dilakukan semisal

  1. Mengintegrasikan presensi dengan vending machine berbasis IOT untuk memfasilitasi pemberian merchandise
  2. Mengintegrasikan presensi dengan sistem survei terintegrasi untuk umpan balik aplikasi
  3. Mengintegrasikan presensi untuk kegiatan pertemuan online seperti integrasinya dengan Microsoft Teams, Youtube Stream, dan yang lain
  4. Mengintegrasikan sistem presensi berbasis konteks seperti menggunakan multi-factor authentication, lokasi GPS, dan challenge codes.
  5. Mengintegrasikan presensi dengan dashboard kehadiran dan komentar media sosial

 

Penulis

Ridi Ferdiana

Pengembang

Muhammad Harits Faishal

Tahun

2019

Leave a comment

Your email address will not be published.