Topik Penelitian 2023 di Cloud Experience Research Group

Penelitian memang sesuatu yang menarik untuk dilakukan, terlebih lagi jika kita berminat untuk mendalami suatu topik. Tahun 2023 adalah tahun penuh tantangan dan peluang. Di satu sisi dunia tengah mengalami kondisi ekonomi yang berbeda pasca COVID-19 yang bisa jadi akan terjadi lagi di dunia mana pun. Berikut adalah agenda penelitian di masing-masing area penelitian

 

MESEM (Modern Enterprise and Software Engineering Methodology)

  1. Algoritme untuk melakukan pengurutan dan depedensi product backlog. Pada saat mengembangkan perangkat lunak terkadang kita berpikir mana dulu pekerjaan yang didahulukan mana yang akan dikerjakan kemudian, dan bagaimana agar strategi yang dilakukan efektif. Penelitian ini akan mempertimbangkan berbagai aspek estimasi perangkat lunak, ketergantungan komponen, dan juga prioritas konsumen.
  2. Prediksi keterlambatan untuk mengimprove perencanaan Sprint. Perangkat lunak dikembangkan secara dinamis. Hal ini ditandai dengan berbagai perubahan yang terjadi, ketidakjelasan requirements, hingga kondisi eksternal lainnya. Penelitian ini akan meneliti panjang sprint ideal berdasar product backlog yang ada serta memprediksi jumlah sprint yang akan dilaksanakan dalam satu proyek menggunakan pendekatan pembelajaran mesin.
  3. Pembangkitan secara otomatis manual pengguna berdasar pada test case dan juga product backlog. Product backlog dan test case pada umumnya berisi mengenai langkah-langkah penggunaan aplikasi. Penelitian ini berusaha untuk melakukan penggalian data dari Azure DevOps kemudian membangkitkan manual pengguna secara manual.

 

CACA (Cloud Adoption and Cognitive Application)

  1. Head up display framework dengan layanan kognitif. Penelitian ini merancang framework head up display yang berupa aplikasi smartphone yang dirancang sebagai aplikasi HUD bagi kendaraan bermotor. HUD akan memberikan mekanisme konfigurasi dan dukungan kecerdasan buatan yang akan memberikan asistensi pengguna dalam berkendara.
  2. Algoritma sizing otomatis untuk kebutuhan layanan aplikasi cloud. Satu hal yang dibutuhkan sebelum berpindah ke cloud adalah melakukan sizing berdasar kebutuhan pengguna. Saat ini proses sizing dilakukan secara subjektif berdasar pada masukan survei dan asumsi ahli. Penelitian ini akan melakukan estimasi sizing berdasar pada pendekatan algoritme. Hasil akhirnya akan terhubung dengan cloud calculator seperti AWS calculator atau Azure Calculator.
  3. Echa Emotional Index. Echa adalah sebuah chatbot yang memiliki empati. Penelitian ini akan memberikan pemahaman Echa terhadap emosi dengan melakukan pengukuran sentimen analisis. Echa akan memberikan respons yang berbeda pada saat emotional indeks berbeda.

 

TELO (Technology Enhanced Learning and Optimization)

  1. MOOC platform benchmarking. Saat ini terdapat berbagai platform MOOC, penelitian ini akan melakukan pengukuran performa dengan pendekatan load test untuk menguji kehandalan MOOC dalam penggunaan.
  2. SCORM generator berdasar pada media penyimpanan komputasi awan. Penelitian ini akan membangkitkan struktur Scorm berdasar pada struktur cloud storage berbasis Google Drive atau OneDrive. SCORM adalah format standar paket E-learning yang umum digunakan untuk kebutuhan MOOC, atau LMS.
  3. Metaverse framework for learning media. Penelitian ini akan membangkitkan kerangka kerja metaverse untuk pembuatan video game bergenre Serious Game. Penelitian ini akan membantu pengembang konten untuk membuat konten metaverse berbasis aplikasi permainan sebagai media pembelajaran.

Anda dapat mengikuti penjelasan terkait Administrasi penelitian melalui video berikut.

Leave a comment

Your email address will not be published.