• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Cloud Experience Research Group
Department of Electrical Engineering & Information Technology
Faculty of Engineering Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Roadmap
  • Researches Area
    • Modern Enterprise and Software Engineering Methodology (MESEM)
    • Technology Enhanced Learning and Optimization (TELO)
    • Cloud Adoption and Cognitive Application (CACA)
  • Articles
  • Videos
  • Researcher
  • Home
  • Articles

7 Langkah Menyiapkan Oral Examination

  • Articles, Videos
  • 6 April 2023, 20.14
  • By :

Oral examination sebagai bentuk ujian yang diajukan melalui beberapa pertanyaan yang diajukan oleh penguji. Pengujian ini dilakukan untuk menguji seberapa paham Anda dengan topik masalah yang diangkat untuk menganalisis dan berpikir kritis, berkomunikasi secara lisan dan mempresentasikan informasi pemecahan masalah yang diberikan. 

Berikut ada 7 langkah yang dapat dilakukan menjelang hari pengujian.

  1. Menyiapkan berkas untuk ujian dengan naskah akademik skripsi/tesis/disertasi, publikasi dan korespondensi, demonstrasi video/live demo. Saat melakukan presentasi naskah diharapkan dapat menyesuaikan dengan waktu yang diberikan. Menyampaikan sekompleks mungkin tetapi tidak bertele – tele. Semisal diberikan waktu 30 menit untuk presentasi maka setidaknya slide yang dipaparkan ada 30 slide. Selain itu perlu adanya dokumen penunjang seperti formulir survei apabila melakukan pendataan, kemudian dataset yang digunakan bersamaan dengan kode sumber, dan lainnya.
  2. Menyiapkan cerita untuk mempresentasikan topik pengujian dari masalah yang diangkat dan mengapa masalah itu penting untuk diselesaikan, apa yang sudah pernah dilakukan oleh peneliti lain terhadap topik masalah tersebut, metode yang diusulkan seperti apa sehingga mendapatkan hasil dan proses validasi yang akurat dan dapat memberikan kesimpulan yang mudah dipahami.
  3. Menyiapkan presentasi dengan menyesuaikan waktu yang ada, ditampilkan dengan beberapa bullet point saja tidak perlu dalam bentuk paragraf misalnya maksimum dua kalimat. Apabila terdapat gambar dan tabel bisa dilampirkan dengan penjelasan dalam bentuk bullet dan pengutipan sitasinya. Bisa ditambah dengan transisi dan animasi yang cukup untuk section yang ada secara terstruktur.
  4. Finalisasi presentasi akan mendapatkan umpan balik dari pembimbing, memungkinkan akan ada versioning atau catatan perubahan.
  5. Berlatih presentasi, diharapkan dapat mengalir dengan model bercerita bukan membaca. Pada bagian notes mungkin bisa cukup dengan memberikan kata kunci dan berlatih untuk intonasi dan ketepatan waktu penyampaian.
  6. Menjelang h-1 perlu mempersiapkan laptop dan memungkinkan untuk backup, melakukan sinkronisasi file, menggunakan pakaian senyamannya dan tetap rapi, mendatangi lokasi ujian untuk mengecek dan infrastruktur lainnya.
  7. Saat hari H, diharapkan hadir 60 menit sebelumnya, melakukan tes koneksi dan tes layar juga menyiapkan tethering. Perlu me-remind pembimbing untuk hadir 120 menit sebelumnya. Saat mempresentasikan perlu 4s (senyum, sapa, santai, sigap), sedangkan untuk teknik presentasi seperti biasanya perlu tepat waktu dan tidak membaca teks. Dalam teknik menjawab pertanyaan yang perlu diingat adalah re-konfirmasi, bagaimana derajat keyakinan, menjawab dan melakukan konfirmasi jawaban serta mencatat. Apabila terdapat beberapa bagian revisi dari penguji maka perlu adanya catatan untuk bisa memperbaikinya kembali. 

Silahkan simak video berikut.

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Related Posts

Memahami Deteksi DDoS di Edge Devices

Articles Wednesday, 27 May 2026

Artikel “Adaptive Deep Reinforcement Learning: A Novel Framework for DDoS Detection on Resource-Constrained Edge Devices” membahas tantangan utama dalam deteksi serangan DDoS pada lingkungan IoT, terutama karena sifat perangkat IoT yang terbatas sumber daya dan pola trafik yang sangat dinamis.

Masa Depan HPC di Era Quantum Computing dan AI

Articles Wednesday, 29 April 2026

Latar Belakang

High-Performance Computing (HPC) adalah penggunaan superkomputer dan kluster komputer untuk menyelesaikan masalah komputasi kompleks di bidang sains, teknik, dan matematika.

Memahami Bagaimana Keterbacaan Kode di Mata AI

Articles Wednesday, 29 April 2026

Latar Belakang

Code search adalah kemampuan kritis dalam pengembangan perangkat lunak modern yang mendukung penggunaan ulang kode, pemahaman, dan pemeliharaan sistem. Metode pencarian berbasis leksikal seperti BM25 telah terbukti menjadi baseline yang kuat dalam berbagai tugas code search.

Kapan Kerja Sendiri dan Kapan Kerja Bersama Kajian Pair Programming di Dunia Global

Articles Wednesday, 29 April 2026

Latar Belakang 

Pair programming adalah salah satu praktik dalam Extreme Programming (XP) di mana dua orang berkolaborasi menulis kode menggunakan satu layar dan satu keyboard.

Universitas Gadjah Mada

CLOUD EXPERIENCE RESEARCH GROUP

Department of Electrical Engineering & Information Technology

Faculty of Engineering 

Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Grafika No.2 Sinduadi, Mlati, Sleman

Daerah Istimewa Yogyakarta 55281, Indonesia

+ 62 123 456 789

cloudex@yeah.com

© Universitas Gadjah Mada