• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Cloud Experience Research Group
Department of Electrical Engineering & Information Technology
Faculty of Engineering Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Roadmap
  • Researches Area
    • Modern Enterprise and Software Engineering Methodology (MESEM)
    • Technology Enhanced Learning and Optimization (TELO)
    • Cloud Adoption and Cognitive Application (CACA)
  • Articles
  • Videos
  • Researcher
  • Home
  • Articles

Pengembangan Aplikasi Presensi pada Platform Android Berbasis Two-Step Authentication.

  • Articles
  • 20 June 2019, 15.08
  • By :

Sebuah pencegahan kecurangan

Ada yang menyatakan bahwa lebih baik mencegah dari pada membiarkan kecurangan itu terjadi. Ini berlaku dengan system absen atau presensi yang ada saat ini. Di era digital ini masih banyak perguruan atau instansi masih menggunakan cara konvensional seperti penggunaan kertas, yang dirasa itu tidak efektif dan efesien karena membuang waktu dalam merekap absen dan memperlukan tempat penyimpanan yang berlebih. Setelah perkembangan makin terkini mulailah kemunculan dari presensi online yang dirasa mengatasi kecurangan dari system presensi konvensional. Aplikasi presensi terkini biasanya menggunakan fingerprint, namun dalam perjalanan penggunaannya muncul kerentanan yaitu terkadang terlupa melakukan melakukan presensi dan selain itu ditemukan beberapa kecurangan seperti dengan menggunakan duplikasi dengan lilin, silicon atau play-doh yang dimana barang tersebut gampang didapat dan murah. Dari paparan dari system konvensional maupun system online belum mampu meredam permasalahan dan kecurangan yang ada.

Memperkenalkan Aplikasi Presensi Mobile

Memperkenalkan pengembangan aplikasi system presensi dengan menggunakan two-step authentication berbasis android yang diharapkan dalam penggunaan mengurangi permasalahan dan kecurangan yang terjadi dari permasalahan presensi konvensional dan presensi online. Dalam system two-step authentication menggunakan autentikasi berupa penggunakan login Microsoft Office 365 yang harus setiap user harus mempunyai akun yang telah didaftarkan dari setiap institusi, kemudian dillanjutkan dengan penggunaan kode QR unik tiap sesi mata kuliah serta diikuti dengan authentikasi berupa tracking lokasi dengan GPS secara realtime .

Presensi merupakan fitur utama yang terdapat dalam aplikasi, Dalam fitur ini memiliki dua buah autentikasi yaitu autentikasi “something you have” yang berupa QR-Code dan autentikasi berupa tracking lokasi pengguna dengan menggunakan system GPS yang sudah tersedia dalam smartphone masing-masing pengguna .

Cara Kerja Aplikasi

Jadi ini tampilan dari aplikasi presensi terdapat sign in masuk ke dalam akun Microsoft, Halaman register akan keluar apabila system mengidentifikasi bahwa email yang digunakan oleh user untuk masuk ke dalam system aplikasi yang belum teregister.

Fitur presensi pada gambar dibawah ini digunakan oleh pengguna untuk melakukan presensi kehadiran dalam sesi course. Dengan cara menscan terlebih dahulu QR-code yang tersedia, jika berhasil akan muncul keterangan selamat telah berhasil melakukan presensi namun jika gagal tertulis anda gagal melakukan presensi.

Terdapat history presensi yang merupakan riwayat presensi kehadiran pada course yang pernah dilakukan oleh pengguna. Ditampilkan detail kehadiran pengguna dalam sesi course yang telah diikuti. Dalam penggunaan fitur ini, untuk memudahkan pengguna dalam mengetahui jumlah kehadiran dalam course yang telah diikuti, mengetahui status kehadiran serta menentukan keputusan boleh tidaknya pengguna mengikuti ujian akhir semester.

Rahasia dibalik pembuatan aplikasi ini

Secara garis besar ini merupakan aplikasi presensi dibandingkan dengan metode lainnya, didapat hasil bahwa pengembangan aplikasi ini dapat.

  • Dapat melakukan presensi secara cepat, tepat dan meminimalisir kecurangan dalam melakukan presensi kehadiran.
  • Dapat melakukan presensi bersifat paperless sehinga memiliki dampak yang baik untuk lingkungan.
  • Dapat melihat informasi mengenai semua riwayat presensi pada course.
  • Dapat melihat informasi jumlah kehadiran pada sesi course sebagai acuan untuk mengetahui keputusan dalam mengikuti ujian akhir semester.

Tantangan Masa Depan

Hasil pengembangan tidak berhenti sampai saat ini, pada kenyataannya masih terdapat berbagai tantangan yang perlu disempurnakan di masa yang akan datang. Terdapat beberapa tantangan dalam pengembangan aplikasi presensi ini yaitu:

  • Masih memerlukan koneksi dengan server untuk mengakses data karena belum mampu dibuat mekanisme untuk menyimpan data karena sementara masih menggunakan piranti bergerak
  • Tidak terdapat Batasan jangkauan waktu dan lokasi dalam melakukan presensi.
  • Dalam perhitungan jumlah kehadiran pada history presensi, baik dalam format persen maupun pecahan masih menggunakan data total sesi sesuai generate QR-Code pada admin. Melainkan bukan total sesi kehadiran dosen dalam kelas course tersebut.

 

Related Posts

Paper Publikasi Cloud Experience – Update Juli 2025

Articles Monday, 4 August 2025

Berikut beberapa paper yang sudah berhasil dipublikasikan pada Juli 2025:

Exploring Innovative Approaches for Software Development Risk Assessment and Management

Setya Uswatun Hasanah, Paulus Insap Santosa, dan Ridi Ferdiana

DOI: 10.1109/ICITISEE63424.2024.10730152

The success of software development projects is significantly impacted by various risk factors, both predictable and unpredictable.

Tips Menyusun Perumusan Masalah Yang Benar di Bidang Teknik

Articles Monday, 27 January 2025

Pada saat menguji disertasi atau tesis, salah satu hal yang menjadi salah satu isu dalam diskusi akademis adalah terkait dengan masalah penelitian. Tidak dipungkiri masalah penelitian disusun kurang tepat.

Software Engineering Research Roadmap for 2025

Articles Friday, 27 December 2024

Artikel ini tersedia roadmap penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan arah penelitian yang akan memengaruhi lanskap software dalam masa mendatang. Roadmap ini disusun berdasarkan tren teknologi terkini, kebutuhan industri serta tantangan yang dihadapi oleh para praktisi dan peneliti.

Deteksi Pornografi dengan Gelombang Otak

Articles Sunday, 27 October 2024

Judul Paper: EEG Signal Analysis In Detecting Pornography Addiction

Penulis: Muhammad Gilang Pratama, Noor Akhmad Setiawan, Ridi Ferdiana

Abstrak:

Perkembangan pesat dalam teknologi digital sangat memengaruhi perilaku adiktif, termasuk kecanduan pornografi.

Universitas Gadjah Mada

CLOUD EXPERIENCE RESEARCH GROUP

Department of Electrical Engineering & Information Technology

Faculty of Engineering 

Universitas Gadjah Mada

 

Jl. Grafika No.2 Sinduadi, Mlati, Sleman

Daerah Istimewa Yogyakarta 55281, Indonesia

+ 62 123 456 789

cloudex@yeah.com

© Universitas Gadjah Mada